
Lampung Timur – Organisasi masyarakat Garda Bangsa Lampung Timur menggelar pertandingan futsal tingkat SMA sebagai upaya menjaring bibit atlet futsal terbaik di daerah.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Olahraga Desa Braja Sakti, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur.

Turnamen futsal tersebut resmi dibuka pada Sabtu, 24 Januari 2026, dan diikuti oleh puluhan tim dari berbagai sekolah menengah atas. Total peserta mencapai 45 tim, terdiri dari 30 tim putra dan 15 tim putri.
Ketua Garda Bangsa Lampung Timur, Heri Kustanto, mengatakan ajang ini menjadi wadah pembinaan awal bagi pelajar yang memiliki potensi di cabang olahraga futsal. Menurutnya, bakat atlet muda perlu difasilitasi sejak dini agar dapat berkembang secara terarah.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari proses pencarian dan pembinaan bibit atlet futsal Lampung Timur yang ke depan bisa bersaing di level lebih tinggi,” ujar Heri, Sabtu (24/1/2026).
Ia menjelaskan, sistem pertandingan menggunakan sistem poin, sehingga setiap tim dituntut tampil konsisten di setiap laga. Dengan skema tersebut, kemampuan teknik, mental bertanding, dan kerja sama tim dapat terlihat secara utuh.
Selain sebagai ajang olahraga, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat sportivitas dan kebersamaan di kalangan pelajar. Garda Bangsa berharap turnamen ini menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan minatnya.
Heri menambahkan, antusiasme peserta menunjukkan bahwa potensi futsal di Lampung Timur cukup besar. Ke depan, pihaknya membuka peluang untuk menjadikan turnamen ini sebagai agenda rutin tahunan.
“Jika pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, kami optimistis akan lahir atlet-atlet futsal berprestasi dari Lampung Timur,” kata Heri.
Turnamen futsal SMA yang digelar Garda Bangsa Lampung Timur ini mendapat sambutan positif dari sekolah dan masyarakat, sekaligus memperkuat peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pengembangan olahraga daerah.
Penulis: Feri Irwandi
Editor: Feri Pradana
Redaksi

Tidak ada komentar