
Lampung Timur [MP]- Aktivitas penggalian tanah liat menggunakan alat berat jenis ekskavator terlihat sedang berlangsung di Desa Labuhanratu Dua, Kecamatan Way Jepara. Penggalian tersebut terlihat dengan empat mobil dump truck yang antre untuk mengangkut tanah liat yang akan dijual.
Salah satu sopir dump truck yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa tanah tersebut dijual dengan harga Rp 250 ribu per rit untuk wilayah Kecamatan Way Jepara.
“Sehari bisa lima kali angkut satu mobil, harga jualnya Rp 250 ribu per rit, tapi hanya di sekitar Way Jepara. Saya tidak tahu ini lahan milik siapa, yang jelas saya hanya sebagai jasa angkut,” ungkap sopir tersebut.
Di lokasi, alat berat ekskavator tampak menggali hingga kedalaman lebih dari dua meter dan semakin mendekati batas tanggul irigasi milik Pengairan Umum Way Jepara. Proses pengerukan ini diperkirakan sepanjang lebih dari 50 meter.
Sementara itu, upaya konfirmasi terhadap Kanit Tipidter Polres Lampung Timur, IPTU Maidy, baik melalui telepon maupun pesan WhatsApp terkait dugaan aktivitas tambang galian C berupa penggalian tanah liat, tidak mendapatkan respons.
Redaksi

Tidak ada komentar