
Lampung Timur MP– Kegiatan Super Camp di SMA Baitul Muslim, Desa Labuhanratu IV, Kecamatan Labuhanratu, Lampung Timur resmi ditutup Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, Jumat (14/11/2025). Kegiatan perkemahan ini berlangsung sejak Rabu (12/11/2025) dan diikuti sekitar 900 peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Super Camp tersebut menjadi ajang pembinaan karakter bagi para pelajar. Selama tiga hari, para peserta mengikuti berbagai agenda pendidikan, kepramukaan, hingga kegiatan pengembangan potensi diri yang digelar di area perkemahan SMA Baitul Muslim.
Bupati Ela Siti Nuryamah yang juga menjabat sebagai Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka Lampung Timur menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang ikut dalam kegiatan ini. Ia menilai Super Camp menjadi bukti semangat Pramuka yang masih hidup di tengah generasi muda.
Menurut Ela, Pramuka merupakan benteng moral bagi anak muda. Ia menekankan pentingnya kehadiran satuan komunitas Pramuka di Lampung Timur agar kembali bergerak aktif dan ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Pramuka adalah simbol benteng anak muda. Garda terdepan untuk Lampung Timur. Pramuka harus ikut membantu membangun kabupaten ini. Apa yang tidak bisa dilakukan oleh Pramuka?” kata Ela dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan bahwa adik-adik Pramuka harus dipersiapkan menjadi calon pemimpin. Menurutnya, generasi muda harus siap menekuni profesi apa pun, baik di bidang perikanan, kesehatan, hingga karier sebagai anggota TNI dan Polri.
“Saya sebagai Majelis Pembimbing Cabang Lampung Timur harus bisa menggerakkan seluruh satuan komunitas Pramuka. Dalam waktu dekat kami akan mengadakan rapat koordinasi agar jumlah dan kualitas kader Pramuka semakin meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Ela menambahkan, Pramuka harus melahirkan kader yang tangguh dan profesional, terutama dalam menghadapi situasi sosial maupun kebencanaan. Ia menilai Pramuka memiliki kemampuan dasar yang kuat dalam kerja sama, kepedulian, dan solidaritas.
“Kader Pramuka harus siap menjadi garda terdepan ketika terjadi bencana. Mereka harus siap bahu-membahu dan bergotong royong dengan masyarakat,” tegasnya.
Penutupan Super Camp berlangsung meriah dengan penampilan sejumlah peserta dan penyematan tanda penghargaan kepada perwakilan yang dinilai aktif selama kegiatan. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini terus berkelanjutan sebagai bentuk pembinaan generasi muda di Lampung Timur.
Penulis: Edi Sopyan
Editor: Feri Pradana
admin

Tidak ada komentar